Sabtu, 15 Desember 2018 | 00.30 WIB
KiniNEWS>Bola>Indonesia>Wiganda: Suporter kecewa, ingin Persita masuk Liga 1

Wiganda: Suporter kecewa, ingin Persita masuk Liga 1

Selasa, 4 Desember 2018 - 23:59 WIB

IMG-1872

Supporter Persita.

JAKARTA, kini.co.id – PELATIH Persita Tangerang Wiganda Saputra menyayangkan aksi suporter Pendekar Cisadane yang tidak dapat mengontrol emosi ketika bertanding lawan Kalteng Putra dalam perebutan peringkat ketiga Liga 2 di Stadion Pakansari pada Selasa (4/12).

Laga perebutan satu kursi Liga 1 2019 itu sempat terhenti beberapa menit lantaran puluhan pendukung Persita masuk ke dalam lapangan. Mereka menilai wasit tidak adil memimpin pertandingan, kesal karena bek Amri Alamsyah kena kartu merah pada menit ke-56, dan ditambah kenyataan skuat asuhan Wiganda yang tertinggal 0-2 sejak awal babak pertama.

“Sangat disayangkan sekali. Ketika suporter masuk [lapangan], pasti jadi kerugian bagi Persita. Mereka ingin sekali masuk Liga 1 sehingga emosinya jadi tidak terbendung dan susah untuk diredam,” kata Wiganda dalam konferensi pers setelah pertandingan kepada para awak media.

Persita akhirnya kalah dengan skor 0-2. Kekalahan tersebut sekaligus memupus harapan Amri dan kawan-kawan untuk berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

“Ini hari paling tidak mengenakkan bagi saya, karena tim kalah dan tak lolos ke Liga 1. Ini kesalahan saya, beberapa pemain ada yang sesak nafas tetapi tetap saya masukkan ke line up karena tim saya butuh pemain berpengalaman,” ucap Wiganda.

“Heru [Setyawan] dan Adittia [Gigis Hermawan] pemain masih muda sekali dan keduanya mungkin panik di lapangan. Saya masukkan Ade Jantra, Egi [Melgiansyah] sudah telat, tak bisa menambah gol dan akhirnya kalah,” ucapnya melanjutkan.

“Ya tidak tahu ya, mungkin Liga 2 tahun ini dramatis sekali. Saya masuk ketika Persita urutan ke-11, saya baru tahu bahwa Liga 2 betul-betul keras. Saya tidak komentar [wasit] lah ya, kalian juga nonton dan mungkin kalian juga tahu,” ujar dia.

Sementara itu pelatih Kalteng Putra Kas Hartadi menganggap pertandingan lawan Persita sebagai sebuah laga yang seru.

“Meski ada insiden, saya pikir wajar-wajar saja tadi,” ujarnya.

Kas juga menjelaskan alasan ia tetap ingin laga dilanjutkan setelah kerusuhan di dalam lapangan. Ia mengatakan Kalteng Putra wajib bermain sampai pertandingan selesai.

“Kalau tidak [dilanjutkan, mungkin ada sanksi juga [kepada Kalteng Putra]. Itu mental, kami harus berani melanjutkan pertandingan seperti itu. Mental kami harus kuat,” tutur Kas Hartadi.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Bola Terkini Lainnya
Internasional - Jumat, 14 Desember 2018 - 21:57 WIB

AC Milan tersingkir dari Liga Europa, kalah lawan Olympiakos

AC Milan menderita kekalahan 3-1 dari Olympiakos pada matchday keenam Grup F Liga Europa, Jumat (14/12) dini hari WIB. Hasil ...
Indonesia - Minggu, 9 Desember 2018 - 13:38 WIB

Ambisi Jakarta jadi juara Liga 1 2018

PELUANG besar Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 2018 disambut antusias oleh suporter dengan memasang spanduk dan coretan dinding yang ...
Indonesia - Kamis, 6 Desember 2018 - 13:16 WIB

Toyo bernazar akan menggendong piala bila Persija menjadi juara

Asisten Pelatih Kenang Persija, Antonio Claudio, berharap Persija menjadi juara Liga 1 2018. Memang, selangkah lagi klub asal Jakarta ini ...
Indonesia - Minggu, 2 Desember 2018 - 23:15 WIB

Bhayangkara FC bertekad jegal PSM di Liga 1 2018

BHAYANGKARA FC bertekad menjegal PSM Makassar yang berambisi juara Liga 1 2018 pada laga pekan ke-33 di Stadion PTIK, Senin ...
Internasional - Kamis, 29 November 2018 - 21:00 WIB

Messi lampaui rekor Ronaldo di Liga Champions

LIONEL Messi melampaui rekor gol untuk satu klub di Liga Champions milik Cristiano Ronaldo berkat golnya ke gawang PSV Eindhoven.Gol ...
Indonesia - Selasa, 27 November 2018 - 22:20 WIB

Hak siar, alasan Liga 1 2018 tidak digelar serentak

TIGOR Shalomboboy, Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyatakan hak siar yang sudah telanjur disepakati sejak awal jadi pertimbangan ...