Kamis, 22 Februari 2018 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Bola>Indonesia>PSSI resmi tunjuk Bima Sakti jadi pelatih timnas U-19

PSSI resmi tunjuk Bima Sakti jadi pelatih timnas U-19

Reporter : Junaidi Ismad | Jumat, 24 November 2017 - 16:04 WIB

IMG-1763

Mantan pemain timnas, Bima Sakti. Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Mantan kapten Timnas Indonesia, Bima Sakti, resmi ditunjuk federasi sepakbola nasional (PSSI) menjadi pelatih kepala timnas U-19.

Sebelumnya, Bima Sakti menjadi asisten pelatih timnas U-23 yang mendampingi Luis Milla yang juga pelatih timnas senior .

Dalam keterangan resmi PSSI, di Jakarta, Jumat (24/11), kebijakan itu dikeluarkan demi penerapan konsep pelatihan berjenjang usia muda pada kategori U-16, U-19, dan U-23.

“Luis Milla akan menjadi pelatih kepala usia muda dan perpanjangan tangan konsep usia muda PSSI. Milla akan menjadi pelatih U-23, sedangkan asisten pelatih U-23 akan menjadi pelatih kepala U-19. Asisten pelatih U-19 akan menjadi pelatih U-16,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Dikatakannya, dengan pergantian tersebut, akan ada masa transisi dari pelatih lama ke pelatih baru. Untuk saat ini, transisi baru akan dilakukan di timnas U-19, dari Indra Sjafri ke Bima Sakti.

“Dengan demikian diharapkan akan terjadi komunikasi dan pembinaan yang baik di masa transisi dari Indra Sjafri ke Bima Sakti. Indra sendiri akan membantu area pengembangan sepak bola yang sebenarnya,” tuturnya.

PSSI menyatakan bahwa kebijakan kepelatihan berjenjang ini baru akan berjalan mulai Januari 2018, diawali dari timnas U-19 dan U-23.

Sebelumnya, PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih timnas U-19 Indra Sjafri dan menggeser pria asal Sumatera Barat itu ke wilayah pengembangan sepak bola.

Sementara untuk tim nasional U-16, saat ini masih dipimpin oleh pelatih Fakhri Husaini yang berhasil membawa anak-anak asuhnya ke putaran final Piala Asia U-16 tahun 2018 di Malaysia.

Kriteria pelatih tim nasional di mata PSSI adalah harus sejalan dengan filosofi sepak bola Indonesia (“Filanesia”).

PSSI menginginkan pelatih timnas memiliki kemampuan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik. Federasi sepak bola yang berdiri sejak 19 April 1930 ini pun menganggap konsep kepelatihan berjenjang akan mempermudah proses pengembangan tim nasional. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Bola Terkini Lainnya
Muenchen pesta gol ke gawang Besiktas
Liga Champions - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:22 WIB

Muenchen pesta gol ke gawang Besiktas

Bayern Muenchen meraih hasil positif usai menjalani leg pertama 16 besar Liga Champions kontra Besiktas, Rabu (21/2) dini hari wib. ...
Gol Messi selamatkan Barca dari kekalahan atas Chelsea
Liga Champions - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:08 WIB

Gol Messi selamatkan Barca dari kekalahan atas Chelsea

Lionel Messi menyelamatkan Barcelona dari kekalahan atas Chelsea pada leg 1 babak 16 besar Liga Champions 2017--2018, di Stamford Bridge, ...
El Loco isyaratkan gantung sepatu
Indonesia - Senin, 19 Februari 2018 - 21:16 WIB

El Loco isyaratkan gantung sepatu

Cristian Gonzales menyebutkan dirinya tidak lama lagi akan gantung sepatu. Pasalnya pada 30 Agustus mendatang pemain Madura United ini akan ...
Piala Indonesia bergulir 7 April diikuti 128 klub
Liga Indonesia - Senin, 19 Februari 2018 - 19:15 WIB

Piala Indonesia bergulir 7 April diikuti 128 klub

Kompetisi Piala Indonesia dijadwalkan bergulir mulai 7 April 2018. Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria ...
Giacomo sebut Milan sudah menjadi tim seutuhnya
Italia - Senin, 19 Februari 2018 - 10:36 WIB

Giacomo sebut Milan sudah menjadi tim seutuhnya

Gacomo Bonaventura mengakui AC Milan "sudah menjadi tim". Hal itu dikatakan pemain gelandang Milan usai mengalahkan Sampdoria 1-0 dan menatap ...
Bayern curi poin di markas Wolfsburg
Bundesliga - Minggu, 18 Februari 2018 - 00:15 WIB

Bayern curi poin di markas Wolfsburg

Bertamu ke Volkswagen Arena, kandang Wolfsburg, Bayern Munich sempat dibuat ketar-ketir pada Sabtu (17/2).Dalam laga tersebut mereka baru bisa mengemas ...