Sabtu, 25 November 2017 | 01.36 WIB
KiniNEWS>Bola>Indonesia>Kalah dari Persija, Bhayangkara FC Tetap Rayakan Pesta Kemenangan di Stadion Patriot

Kalah dari Persija, Bhayangkara FC Tetap Rayakan Pesta Kemenangan di Stadion Patriot

Reporter : Rakisa | Senin, 13 November 2017 - 15:27 WIB

IMG-1755

Bhayangkara FC merayakan kemenangan musim ini di Stadion Patriot Candrabhaga setelah kalah dari Persija Jakarta

Bekasi, kini.co.id – Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemmy harus tetap menerima kekelahan atas Perija Jakarta setelah di tekuk 2-1 pada laga akhir Liga 1 Indonesia 207 di Stadion patriot Candrabhaga, Minggu (12/11/2017) malam.

Kendati demikian, Simon tetap harus bangga karena The Guardian berhasil merebut juara di musim ini.

Itu karena Bhayangkara FC tetap berada di puncak klasemen Liga 1 dengan poin 68, skuad Kepolisian Republik Indonesia unggul secara head to head dengan Bali United.

Menghadapi tim Macan Kemayoran, Bhayangkara FC memainkan skuad terbaiknya. Ilija Spasojevic alias Spaso tetap menjadi andalan di lini depan untuk menggedor lini pertahanan Persija yang mengawal gawang di bawah penjagaan kiper Andritany Ardhiyasa.

Ilija Spasojevic yang tampil dengan motivasi tinggi karena akan segera menjalani debutnya di Timnas Indonesia sebagai pemain naturalisasi kembali menunjukkan tajinya.

Pertandingan baru berjalan 4 menit, bomber yang sebelumnya merupakan warga negara Montenegro itu sudah mampu membawa Bhayangkara FC unggul 1-0.

Namun, meski tertinggal cepat, Persija bukannya tanpa peluang di laga kali ini. Beberapa kali armada asuhan Stefano Cugurra Teco mendapatkan kans untuk membalas, termasuk lewat aksi Bruno da Silva Lopes, Rezaldi Hehanusa, maupun bomber gaek Bambang Pamungkas alias Bepe.

Akhirnya, gol yang dinantikan oleh The Jakmania pun tercipta sesaat sebelum babak pertama usai. Adalah Ramdani Lestaluhu yang membawa Persija menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mampu membobol gawang Awan Setho Raharjo di menit 45. Babak pertama berakhir imbang sama kuat.

Di babak kedua, Bambang Pamungkas mendapatkan dua peluang yang nyaris membuat Persija unggul, namun semuanya gagal. Namun, tim Macan Kemayoran harus bermain dengan 10 orang sejak menit 54 setelah Sandi Sute diusir ke luar lapangan karena melakukan pelanggaran keras.

Anak-anak ibukota masih bertempur dengan semangat juang yang tinggi. Buktinya, tendangan keras Bruno da Silva Lopes pada menit 68 hampir saja membobol gawang Bhayangkara FC jika bola tidak membentur tiang.

Perjuangan Persija akhirnya membuahkan hasil gemilang. Ramdani Lestaluhu mencetak gol keduanya pada menit 83. Tim Macan Kemayoran berbalik unggul 1-2 atas Bhayangkara FC. Skor bertahan sampai babak kedua usai.

Satu kemenangan ini membuat Persija Jakarta finis di peringkat ke-4 Liga 1 dengan 61 poin.

Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemmy, mengakui Persija tampil lebih baik sepanjang pertandingan. Menurutnya, motivasi bertanding jadi faktor utama dalam pertandingan tersebut.

“Pertandingan ini cukup membuat kami frustrasi, meski pada akhirnya kami bisa bermain tenang. Saya mesti konsentrasi penuh dan saya sedikit kecewa dengan dua gol dari Persija,” kata Simon.

“Laga ini seperti pertarungan tim dengan penuh motivasi dan kurang motivasi. Persija tampil bagus,” sambungnya.

Menurut Simon, cukup sulit mengapungkan motivasi bertanding pemain yang sudah memastikan diri sebagai juara sebelum bertanding.

Padahal dalam laga itu, Persija kehilangan gelandang Sandi Darman Sute yang dikartu merah wasit Yeni Krisdianto (Tulungagung). Namun, justru Persija yang tampil ngotot dan meraih gol kemenangan, lima menit sebelum laga bubar.

“Susah juga harus mengangkat motivasi pemain karena kami sudah juara sebelum pertandingan melawan Persija,” ujarnya.

“Walau kami kalah, gambaran besar dari semua ini adalah kami juara musim ini,” tambah dia.

Ia berencana mempersiapkan timnya lebih baik di musim depan. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti serangkaian pertandingan uji coba luar negeri.

“Rencananya kami akan menjalani pramusim di China. Di sana, kami bakal lawan dua tim dari tim China Super League. Kami perlu pengalaman lawan tim level Asia,” ungkapnya.

Kapten Bhayangkara FC Indra Kahfi, mengaku timnya tidak mudah untuk mendapatkan gelar juara Liga 1. Menurutnya, tanpa kerja keras dari semua pemain serta jajaran tim tak mungkin prestasi tersebut dapat diraih.

Indra menuturkan seluruh tim yang mengikuti kompetisi teratas musim ini menujukkan permainan maksimal dalam setiap laga. Maka dari itu, ia begitu senang Bhayangkara FC dapat menjadi juara.

Kakak kandung dari kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa, ini pun mempersembahkan gelar tersebut buat orang-orang terdekatnya. Ia menjelaskan tanpa ada dukungan mereka tak mungkin dirinya bisa memperoleh prestasi.

“Khususnya untuk seluruh anggota kepolisian, ya, pimpinan Kepolisian RI dan kedua, keluarga saya pastinya,” kata Indra.

Lebih jauh, Indra menyatakan tidak mau memikirkan terlebih dahulu musim depan. Pria berusia 31 tahun itu saat ini ingin menikmati kesuksesan yang didapatkan Bhayangkara FC.

“Kalau pribadi tidak ada target apa-apa, tetapi untuk saat ini saya mau istirahat dulu dan juga saya mau fokus untuk pendidikan lagi di kepolisian dan saya mau fokus ke sana,” tuturnya.

Upacara penobatan juara di Stadion Patriot Chandrabhaga itu sekaligus jadi acara pamitan gelandang andalan Bhayangkara FC, Evan Dimas, yang berperan penting membawa timnya meraih trofi.

Evan Dimas menyampaikan ucapan selamat tinggal kepada klubnya. Evan mengabarkan dirinya tidak akan memperkuat The Guardian. Kendati begitu, gelandang berusia 22 tahun tersebut bangga Bhayangkara FC bisa juara musim ini.

“Saya bersyukur atas gelar ini, karena ini sangat langka bagi saya. Saya sangat sedih bakal berpisah dengan teman-teman karena tahun depan tidak bersama dengan teman-teman di Bhayangkara FC lagi. Intinya, perasaan saya sekarang senang dan sedih,” kata Evan.

“Untuk musim depan saya tidak di Bhayangkara FC lagi, tapi saya belum bisa kasih tahu klubnya di mana. Empat tahun sama teman-teman di Bhayangkara FC membuat saya sedih,” katanya menambahkan.

Kabarnya, Evan Dimas kemungkinan bakal merumput di Liga Super Malaysia musim depan.

“Saya ingin cari suasana baru saja,” singkat Evan.

Namun disamping itu, pelatih Macan Kemayoran Stefano Cugurra Teco merasa dibohongi.

Pernyataan yang diucapkan pria yang karib disapa Teco tersebut karena pada laga ini Bhayangkara FC tampil dengan kekuatan penuh sejak awal.

Padahal, saat jumpa pers sebelum pertandingan, Simon McMenemy, menuturkan akan menurunkan pemain pelapis.

Hal itulah yang membuat Teco tak habis pikir. Akan tetapi, ia tetap memberikan pujian kepada Bhayangkara FC yang berhasil meraih gelar juara di kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut.

“Hari ini Bhayangkara FC katanya main pakai pemain cadangan. Tapi mereka main dengan pemain inti,” ucap Teco.

“Kami berikan selamat buat Bhayangkara FC, tapi kami bisa kalahkan mereka dua kali di musim ini,” tambahnya.

Sementara bek Persija Gunawan Dwi Cahyo, memuji antuasiasme yang diperlihatkan The Jakmania pada laga tersebut. Dukungan dari mereka menambah motivasi timnya saat bertanding.

“Meski kami bermain tandang, The Jakmania memenuhi stadion, sehingga beri kesempatan buat kami mendapatkan kemenangan,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Bola Terkini Lainnya
Rahmad Darmawan resmi tukangi Sriwijaya FC
Indonesia - Jumat, 24 November 2017 - 20:37 WIB

Rahmad Darmawan resmi tukangi Sriwijaya FC

Pelatih Rahmad Darmawan akhirnya kembali pulang ke tanah air yang resmi menjadi pelatih klub Sriwijaya FC yang akan bertarung di ...
PSSI resmi tunjuk Bima Sakti jadi pelatih timnas U-19
Indonesia - Jumat, 24 November 2017 - 16:04 WIB

PSSI resmi tunjuk Bima Sakti jadi pelatih timnas U-19

Mantan kapten Timnas Indonesia, Bima Sakti, resmi ditunjuk federasi sepakbola nasional (PSSI) menjadi pelatih kepala timnas U-19.Sebelumnya, Bima Sakti menjadi ...
Peringkat Indonesia di FIFA naik 11 tingkat diposisi 154
Internasional - Kamis, 23 November 2017 - 19:11 WIB

Peringkat Indonesia di FIFA naik 11 tingkat diposisi 154

Peringkat Indonesia di Badan Sepakbola Dunia (FIFA) kembali menunjukkan nilai positif dengan naik 11 tingkat pada bulan November ini yakni ...
Trio Macan bawa PSG pecahkan rekor tim tergemuk gol
Internasional - Kamis, 23 November 2017 - 10:38 WIB

Trio Macan bawa PSG pecahkan rekor tim tergemuk gol

Paris Saint-Germain (PSG) baru saja menorehkan rekornya di Liga Champions. Dengan raihan kemenangan telak dari Celtic membuat PSG menjadi ...
Indonesia kembali kalah dari Suriah 0-1
Indonesia - Sabtu, 18 November 2017 - 20:26 WIB

Indonesia kembali kalah dari Suriah 0-1

Timnas Indonesia kembali harus menerima kekalahan dari timnas U-23 Suriah dalam uji cobanya untuk yang kedua kalinya melawan tim ...
Timnas Indonesia dipecundangi Suriah
Indonesia - Kamis, 16 November 2017 - 22:10 WIB

Timnas Indonesia dipecundangi Suriah

Timnas Indonesia gagal memetik kemenangan di laga uji coba yang berlangsung Kamis (16/11) sore, yang menjamu Suriah U-23 di ...