Senin, 22 Oktober 2018 | 16.50 WIB
KiniNEWS>Bola>Indonesia>Bahas Liga Indonesia, Menpora- PSSI sepakati hal Ini

Bahas Liga Indonesia, Menpora- PSSI sepakati hal Ini

Reporter : Junaidi Ismad | Senin, 16 Oktober 2017 - 19:01 WIB

IMG-1710

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi dalam keterangan persnya di Kantor PSSI, Senin (16/10). KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Staf Khusus Olahraga Taufik Hidayat, Plt Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, Sesdep Bambang Laksono bertemu dengan PSSI di Kantor Kemenpora, Senin (16/10).

Kedatangan Imam Nahrawi diterima langsung Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, yang didampingi oleh Wakil ketua Umum Joko Driyono. Hadir dalam kesempatan tersebut penyelenggara kompetisi, yakni Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Berlinton Siahaan serta COO PT LIB, Tigor Shalomboboy.

Pertemuan akan diselenggarakan merespons persoalan yang terjadi di sepak bola Indonesia belakangan ini.

Dalam beberapa waktu terakhir, sepak bola Indonesia diwarnai kekerasan. Salah satunya terjadi di laga memalukan bertajuk play-off khusus Liga 2, yang mempertemukan PSBK Blitar dengan Persewangi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Laga antara PSBK kontra Persewangi lebih beraroma perkelahian. Saling pukul, tendangan terjadi ditambah penyerangan terhadap wasit.

Menyusul kemudian terjadi kerusuhan suporter PSMS Medan dari kalangan aparat dan pendukung Persita Tangerang di Stadion Mini Cobinong. Kerusuhan membuat korban berjatuhan, satu diantaranya akhirnya meninggal dunia. Sepak bola Indonesia belum juga berjalan aman. Partai Madura United kontra Borneo FC dihiasi penyerangan terhadap wasit asing, yang bisa jadi makin memperburuk citra sepak bola Indonesia.

Sepak bola Indonesia belakangan kembali berduka menyusul meninggalnya kiper sekaligus legenda Persela Lamongan, Choirul Huda, Minggu (15/10).

Kiper berusia 38 tahun ini dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit dr. RSUD dr Soegiri Lamongan. Ia mengalami benturan atau tabrakan ketika mengawal gawang Persela Lamongan dalam laga kontra Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan.

Insiden terjadi di ujung paruh pertama, di mana Choirul Huda hendak menghalau upaya Semen Padang. Ia bertabrakan dengan bek Persela Ramon Rodriguez dan dadanya tampak terkena benturan kencang.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Choirul Huda sempat meringis kesakitan sambil memegang bagian rahang. Choirul Huda kemudian tak sadarkan diri, lalu ditandu dan mendapat bantuan oksigen sebelum dibawa dengan ambulans.

Choirul Huda sempat mendapat penanganan di rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Ada kritik terhadap penanganan Choirul Huda di lapangan.

“Saya dan Pak Ketum Edy ikut berbela sungkawa atas wafatnya penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda dan suporter Persita Tangerang Banu Rusman, beberapa hal menjadi kesepakatan kita bahwa harus diperkuat lagi dukungan medis di tengah-tengah lapangan sehingga semua agar lebih sigap bilamana terjadi sesuatu yang harus segera ditangani,” kata Imam Nahrawi dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Senin (16/10).

Menpora bersama PSSI juga menyepakati agar Komisi Disipli PSSI diperkuat. Ini dengan harapan agar sanksi yang dikeluarkan lebih tegas tanpa pandang bulu sekaligus memberi efek jera.

“Ini adalah hal besar yang harus kita dukung bersama agar Ketum PSSI betul-betul melaksanakan regulasi yang ada dan kami ingin adanya pemasalahan dan pemenuhan piramida atlet sepakbola karena PSSI yang menghimpun atlet-atlet terbaik melalui akademi sepak bola, klub maupun di masyarakat agar semua liga baik liga pelajar dan sebagainya nantinya akan di semai oleh PSSI,” tambahnya.

Sementara itu, Edy Rahmayadi menerangkan pihaknya sudah melaporkan kondisi terakhir kompetisi sepak bola Indonesia.

“Saya sudah laporkan kepada Menpora kondisi terakhir pada Liga I, Liga II dan Liga III sudah mendekati masa-masa berakhirnya kompetisi yang dilaksanakan di bawah Liga Indonesia Baru (LIB), beberapa hasil seperti degradasi sangat memotivasi klub lain untuk berusaha menang membawa nama daerah dan klubnya,” terangnya.

“Belakangan ini sepertinya motivasi ini menjadi berlebihan dan salah dan ini yang akan kami evaluasi, saya juga mengucapkan bela sungkawa yang paling dalam kepada kiper terbaik Persela Lamongan saat ini Choirul Huda dan salah satu suporter Persita Tangerang yang telah mendahului kita, semoga amal baiknya diterima Allah SWT,” tambahnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Bola Terkini Lainnya
Tak Berkategori - Kamis, 18 Oktober 2018 - 21:13 WIB

Timnas Indonesia U-19 menang 3-1 lawan Taiwan di Piala Asia

TIM Indonesia U-19 menang 3-1 atas Taiwan pada pertandingan pertama Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora ...
Internasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:04 WIB

Gol telat Miranda antarkan kemenangan Tim Samba

TIM SAMBA Brasil berhasil menang tipis atas timnas Argentina pada laga persahabatan yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, ...
Tak Berkategori - Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:57 WIB

Sempat unggul, Timnas Indonesia imbang lawan Hong Kong

TIMNAS Indonesia ditahan imbang 1-1 oleh Hong Kong pada laga uji coba terakhir jelang Piala AFF 2018 di Stadion Wibawa ...
Tak Berkategori - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 20:30 WIB

Yordania puji serangan Timnas Indonesia U-19 usai dikalahkan

PELATIH Timnas Yordania U-19, Ahmed Abdel Al Qader Abu Ismail, memuji serangan Timnas Indonesia U-19 usai timnya dikalahkan dengan skor ...
Liga Champions - Senin, 11 Desember 2017 - 19:04 WIB

Babak 16 besar Liga Champions: Madrid tantang PSG, Chelsea vs Barcelona

Juara bertahan Real Madrid mendapat lawan berat di babak 16 besar Liga Champions 2017/2018. Dalam undian (drawing) yang digelar ...
Serie A - Senin, 11 Desember 2017 - 05:57 WIB

Bologna dilibas AC Milan 1-2

Bologna harus mengakui keunggulan AC Milan dengan skor akhir 1-2 pada lanjutan Liga Italia pekan ke-16 di Stadion Giuseppe ...