Selasa, 16 Oktober 2018 | 02.24 WIB
KiniNEWS>Bola>Indonesia>Tumbangkan Thailand, Indra Sjafri puas

Tumbangkan Thailand, Indra Sjafri puas

Minggu, 8 Oktober 2017 - 23:28 WIB

IMG-1691

Selebrasi pemain timnas U-19 Indonesia.KinNews/PSSI

Bekasi, kini.co.id – Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mengaku puas atas kemenangan anak asuhnya menghadapi tim tamu Thailand dengan skor akhir 3-0 dalam laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Bekasi, Ahad (8/10) malam.

“Ini adalah kemenangan kedua kami menghadapi Thailand setelah sebelumnya bertemu pada kejuaraan AFF (U-19) 2013 dengan skor 3-1 dan malam ini menang 3-0. Secara keseluruhan saya puas,” kata Sjafri.

Apresiasi sang pelatih tidak hanya ditujukan kepada para penggawa starting line-up, namun juga kepada para pemain cadangan yang dinilai tampil maksimal menerapkan instruksi pelatih di lapangan.

Skuat Garuda Muda memperoleh pasokan stamina baru di babak kedua saat Indra mengganti posisi gelandang serang Asnawi dengan Syahrian Abimanyu, posisi lini tengah M Iqbal digantikan Saddil Ramdani dan Firza Andika yang mengawal bek pertahanan Indonesia digantikan posisinya oleh Samuel Christianson.

“Saya puas, termasuk pemain pengganti semua seperti yang kami harapkan,” katanya dilansir Antara.

Dua pemain pengganti yakni Syahrian Abimanyu mencetak gol kedua di menit 78, sedangkan Saddil Ramdani mencetak gol ketiga di menit ke 87.

Dikatakan Indra, progres Egy Maulana Fikri dkk terus menunjukan tren positif, termasuk peningkatan kualitas serangan bila dibandingkan pertandingan sebelumnya kontra Kamboja di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Rabu (4/10).

“Permainan melawan Thailand malam ini lebih rapih dari sebelumnya, baik di lini bertahan maupun lini serang,” katanya.

Pelatih Thailand U-19 Marc Alavendra Palacios mengucapkan selamat kepada pendukung Indonesia atas kemenangan tersebut.

“Selamat kepada Indonesia, dukungan kepada pemainnya sangat bagus. Permainan Indonesia bagus,” katanya.

Marc mengakui adanya kecerobohan kiper Suthipong Pisansub di menit 44 saat bola hasil tangkapannya terlepas dan direbut oleh Witan Sulaiman hingga berujung kebobolan.

“Kesalahan itu biasa terjadi, dia adalah kiper bagus. Namun saya melihat dia hanya ingin menunjukkan kemampuanya dan dia sadar untuk perbaiki kesalahannya,” katanya.

Kelemahan anak asuhnya, kata dia, juga terjadi pada alur komunikasi karena adanya perbedaan bahasa.

“Kendala bahasa di tim masih menjadi masalah yang perlu diperbaiki lagi,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Bola Terkini Lainnya
Tak Berkategori - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 20:30 WIB

Yordania puji serangan Timnas Indonesia U-19 usai dikalahkan

PELATIH Timnas Yordania U-19, Ahmed Abdel Al Qader Abu Ismail, memuji serangan Timnas Indonesia U-19 usai timnya dikalahkan dengan skor ...
Liga Champions - Senin, 11 Desember 2017 - 19:04 WIB

Babak 16 besar Liga Champions: Madrid tantang PSG, Chelsea vs Barcelona

Juara bertahan Real Madrid mendapat lawan berat di babak 16 besar Liga Champions 2017/2018. Dalam undian (drawing) yang digelar ...
Serie A - Senin, 11 Desember 2017 - 05:57 WIB

Bologna dilibas AC Milan 1-2

Bologna harus mengakui keunggulan AC Milan dengan skor akhir 1-2 pada lanjutan Liga Italia pekan ke-16 di Stadion Giuseppe ...
Spanyol - Senin, 11 Desember 2017 - 05:45 WIB

Villareal menyerah 0-2 oleh Barcelona

Villareal harus menyerah 0-2 atas Barcelona dalam laga pekan ke-15 Liga Spanyol di Stadion Ceramica, Senin (11/12).Bagi Barcelona kemenangan atas ...
Ligue 1 Perancis - Senin, 11 Desember 2017 - 05:23 WIB

Balotelli jadi penentu kemenangan Nice atas Nantes 2-1

Penyerang asal Italia, Mario Balotelli, mencetak gol penentu yang memastikan OGC Nice menang 2-1 atas Nantes pada pertandingan Liga Prancis ...
Spanyol - Senin, 11 Desember 2017 - 05:04 WIB

Atletico Madrid kalahkan Real Betis 1-0

Atletico Madrid meraih kemenangan penting atas Real Betis dengan skor 1-0 pada pertandingan Liga Spanyol pekan ke-15 di Stadion Benito ...