Minggu, 23 Juli 2017 | 09.31 WIB
KiniNEWS>Bola>Indonesia>Aktif Kembali, Pengurus Persipasi Bekasi Tunggu Intruksi Walikota

Aktif Kembali, Pengurus Persipasi Bekasi Tunggu Intruksi Walikota

Reporter : Rakisa | Rabu, 11 Januari 2017 - 18:56 WIB

IMG-737

PSSI (ist)

JAKARTA, kini.co.id – Klub Persipasi Bekasi kembali diakui oleh PSSI. Meski demikian, hal ini tidak membuat terlalu bangga sebab PSSI hanya menempatkan Persipasi pada kompetisi di Liga Nusantara (Liganus) 2017. Liganus sendiri merupakan kompetisi kasta ketiga, setelah Indonesia Super League dan Divisi Utama.

“Kami mohon Ketua Umum PSSI saat ini, untuk meninjau ulang keputusan Kongres PSSI mengenai keberadaan di Liganus,” ujar Yeksa Sarkeh Chandra, Sekertaris klub Persipasi Bekasi, Rabu (11/1/2017).

Menurut Sarkeh, Persipasi yang didirikan pada tahun 1997 adalah klub profesional, dan memiliki legalitas yang cukup melalui bendera PT Patriot Indonesia. Alhasil pertemuan kongres PSSI belum lama ini, yang menempatkan Persipasi pada Liganus kata dia, sama saja menceburkan klub profesional pada kompetisi amatir.

“Namanya memang liga, tapi formatnya regional yang diputar di tiap provinsi. Kalau juara di provinsi, baru di ikutkan di tingkat nasional. Juara satu dan dua, baru bisa promosi ke Divisi Utama,” ujar dia.

Sarkeh menjelaskan, sebelumnya tujuh klub yang dicoret dari keanggotaan PSSI, bergabung dalam Asosiasi Klub Seluruh Indonesia (AKSI). Lebih dari setahun, ketujuh klub ini berjuang untuk menggalang dukungan agar PSSI bersedia melakukan pemutihan klub yang terkena sanksi.

Dari tujuh klub AKSI, hanya Persebaya Surabaya saja yang diberikan tempat oleh PSSI di Divisi Utama, dengan alasan tim legenda. Sisanya enam klub lain yakni, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Lampung FC, Arema Indonesia, Persiwangi Banyuwangi dan Persipasi Bekasi, ditempatkan di Liganus karena alasan tim baru.

“Terakhir sebelum dicoret PSSI, kami berlaga di Divisi Utama,” kata dia.

Hilangnya nama Persipasi Bekasi beberapa tahun lalu dari kancah persepakbolaan nasional kata Sarkeh, terjadi ketika ada dualisme kepengurusan.

“Tiba – tiba Persipasi merger dengan Pelita Bandung Raya (PBR), jadi Persipasi Bandung Raya. Setelah itu berubah kembali menjadi Madura United, seolah – olah Persipasi hilang dari kancah sepak bola nasional,” tutur dia.

“kami berusaha konfirmasi ke pengurus PSSI lalu. Katanya, merger Persipasi tidak tercatat di PSSI. Kalau merger itu dilakukan pengurus Persipasi yang lain. Itulah yang membuat Persipasi hilang dari kancah sepak bola nasional,” sambung dia.

Saat ini pengurus Persipasi baik kubu Yulianto maupun Engkus Prihatin, masih menunggu keputusan Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

“Sesuai kesepakatan klub dibawah Persipasi, untuk permasalahan dualisme pengurus, penyelesaian diserahkan ke walikota. Tinggal tunggu wali, maunya apa. Kita akan fatsun apapun keputusannya,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Bola Terkini Lainnya
Umuh Pasrah Persib Kena Sanksi Lagi Kontra Persija
Indonesia - Minggu, 23 Juli 2017 - 01:26 WIB
Liga 1

Umuh Pasrah Persib Kena Sanksi Lagi Kontra Persija

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku pasrah, selain gagal meraih tiga angka pada laga pekan ke-16 Liga 1 yang menjamu ...
Rupanya Ini Alasan Bonucci Tinggalkan Juventus
Internasional - Sabtu, 22 Juli 2017 - 19:57 WIB

Rupanya Ini Alasan Bonucci Tinggalkan Juventus

Bek AC Milan, Leonardo Bonucci memberitahukan alasan meninggalkan Turin dan bergerak ke Milan. Ternyata Bonucci berselisih dengan mantan pelatihnya di ...
Adik Donnaruma Banyak Dibantu oleh Buffon
Internasional - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:57 WIB

Adik Donnaruma Banyak Dibantu oleh Buffon

Kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma ternyata mengidolak kiper senior Italia, Gianluigi Buffon. Namun, dirinya lebih ingin menjadi seperti kiper Muenchen, ...
Morata Masih Boleh Balik ke Madrid
Spanyol - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:18 WIB

Morata Masih Boleh Balik ke Madrid

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sampaikan ucapan perpisahan kepada mantan strikernya Alvaro Morata yang bergerak ke London dan bergabung dengan ...
Buffon Kiper Terbaik dalam Sejarah
Internasional - Kamis, 20 Juli 2017 - 19:38 WIB

Buffon Kiper Terbaik dalam Sejarah

Kiper baru Juventus Wojciech Szczesny tetap menghormati seniornya, Gianluigi Buffon. Setelah sebelumnya kiper asal Arsenal ini berstatus pinjaman di AS ...
Mou tak Tertarik Membahas soal Morata
Inggris - Kamis, 20 Juli 2017 - 18:07 WIB

Mou tak Tertarik Membahas soal Morata

Pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho enggan mengomentari tentang Alvaro Morata yang sebentar lagi bergabung dengan rivalnya, Chelsea. The Blues ...