Sabtu, 25 November 2017 | 01.39 WIB
KiniNEWS>Bola>Internasional>Bola Mati dan Serangan Balik Skuad Garuda yang Ditakuti Lawan

Semi Final Piala AFF 2016

Bola Mati dan Serangan Balik Skuad Garuda yang Ditakuti Lawan

Reporter : Rakisa | Selasa, 6 Desember 2016 - 12:30 WIB

IMG-552

Winger Indonesia Rizky Pora berebut bola dengan pemain Vietnam (KiniNews/AFF)

JAKARTA, kini.co.id – Serangan balik cepat yang mematikan akan menjadi senjata ampuh bagi anak asuh Alfred Riedl hal ini ditakuti tim Vietnam. Ini terlihat dalam leg pertama di Stadion Pakansari, akhir pekan lalu dengan hasil kemenangan skuad Garuda.

Pola ini memperlihatkan jika skema bola mati saat ini adalah salah satu kunci untuk memperoleh peluang emas dan bahkan bisa menghasilkan gol.

Hal ini tampak dalam latihan menjelang leg kedua, Riedl memastikan akan semakin mematangkan skema ini. Bola udara yang kerap menjadi musuh Indonesia justru kini menjadi senjata pamungkas untuk bisa menaklukkan para lawan.

Namun yang pasti, kemenangan dari Vietnam adalah bukti bagaimana kejelian Riedl untuk bisa memaksimalkan strategi yang diterapkannya.

Serangan balik, bola-bola direct, pressing tinggi, dan skema bola mati nyatanya benar-benar bisa diandalkan. Karena memang terbukti, dengan hanya menguasai kurang dari 40 persen penguasaan bola, Skuat Garuda masih bisa memperoleh kemenangan.

Dan jika Riedl mampu mematangkan skema tersebut di leg kedua nanti, dan bisa menjaga stamina anak-anak asuhnya untuk tetap bertahan baik hingga menit akhir, partai final AFF 2016 jelas bukanlah hal yang mustahil.

Sejak fase grup, skuad Garuda memang memiliki serangan balik membahayakan. Kecepatan dan kualitas yang dimiliki Boaz serta kedua sayap yaikni Andik dan Rizky Pora menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan.

Sepanjang laga AFF 2016, Indonesia mencatatkan 10 tembakan dengan lima yang mengarah ke gawang.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Bola Terkini Lainnya
Rahmad Darmawan resmi tukangi Sriwijaya FC
Indonesia - Jumat, 24 November 2017 - 20:37 WIB

Rahmad Darmawan resmi tukangi Sriwijaya FC

Pelatih Rahmad Darmawan akhirnya kembali pulang ke tanah air yang resmi menjadi pelatih klub Sriwijaya FC yang akan bertarung di ...
PSSI resmi tunjuk Bima Sakti jadi pelatih timnas U-19
Indonesia - Jumat, 24 November 2017 - 16:04 WIB

PSSI resmi tunjuk Bima Sakti jadi pelatih timnas U-19

Mantan kapten Timnas Indonesia, Bima Sakti, resmi ditunjuk federasi sepakbola nasional (PSSI) menjadi pelatih kepala timnas U-19.Sebelumnya, Bima Sakti menjadi ...
Peringkat Indonesia di FIFA naik 11 tingkat diposisi 154
Internasional - Kamis, 23 November 2017 - 19:11 WIB

Peringkat Indonesia di FIFA naik 11 tingkat diposisi 154

Peringkat Indonesia di Badan Sepakbola Dunia (FIFA) kembali menunjukkan nilai positif dengan naik 11 tingkat pada bulan November ini yakni ...
Trio Macan bawa PSG pecahkan rekor tim tergemuk gol
Internasional - Kamis, 23 November 2017 - 10:38 WIB

Trio Macan bawa PSG pecahkan rekor tim tergemuk gol

Paris Saint-Germain (PSG) baru saja menorehkan rekornya di Liga Champions. Dengan raihan kemenangan telak dari Celtic membuat PSG menjadi ...
Indonesia kembali kalah dari Suriah 0-1
Indonesia - Sabtu, 18 November 2017 - 20:26 WIB

Indonesia kembali kalah dari Suriah 0-1

Timnas Indonesia kembali harus menerima kekalahan dari timnas U-23 Suriah dalam uji cobanya untuk yang kedua kalinya melawan tim ...
Timnas Indonesia dipecundangi Suriah
Indonesia - Kamis, 16 November 2017 - 22:10 WIB

Timnas Indonesia dipecundangi Suriah

Timnas Indonesia gagal memetik kemenangan di laga uji coba yang berlangsung Kamis (16/11) sore, yang menjamu Suriah U-23 di ...